Sabtu, 03 Januari 2009

mungkinkah kau untukku

terhempas angin malam
menghembus
terbangkan kertas-kertas tak bernyawa
sesosok jiwa termenung
berselimut angin
beralaskan kertas hitam yang putih
sayatan angin menghempas kenistaan
terbawa sayap-sayap malam
harapan yang ketakmungkinan
terpaan kenistaan yang melanda
bagai angin yang tak tau arah pulang
melayang diruang hampa
ruang kegundahan
sesosok malaikat kecil pembawa kedamaian
melanglang buana mencari jiwa-jiwa yang kesepian
terhempas angin dipangkuan
secarik kertas bertuliskan harapan
terbang melayang menuju tempat tujuan
berharap menungu angin malam
tuk menyampaikan harapan yang ada
dan kembali mambwa harapan yang tercapai
harapan tuk bisa menyayangimu sepenuh hati
tanpa berharap balas apapun
demi hati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar